Ibnu Atsir Tetap Berkarya Meski Tangan dan Kaki Lumpuh

Dalam dunia ilmu hadits, nama Ibnu Atsir memang tidak setenang Imam Al-Bukhari, Imam Muslim ataupun Imam Ahmad. Namun demikian, para Ulama hadits sangat mengapresiasi karya ilmiah beliau dalam salah satu aspek ilmu hadits yang beliau dalami dan merasakan manfaatnya yang besar.

Terlahir dengan nama Mubarak, putra Muhammad bin Muhammad bin Abdul Karim bin Abdul Wahid Asy-Syaibani Al-Jazari, di kota Maushil (Mosul, Irak) pada tahun 544 H. Selanjutnya lebih populer dengan panggilan Ibnul Atsir, putra al-Atsir yang merupakan laqab (julukan) sang ayah.

Adab Shalat Berjamaah di Masjid

Shalat berjamaah di masjid merupakan salah satu amal yang mulia. Agar ibadah ini semakin sempurna, ada beberapa adab dan petunjuk Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam yang tidak boleh diabaikan. Berikut di antara beberapa adab yang perlu diperhatikan seorang muslim ketika hendak melakukan shalat berjamaah di masjid :

[MemilihPakaian yang Bagus]

Hendaknya kita memilih pakaian yang bagus saat pergi ke masjid. Allah tidak hanya memerintahkan kita untuk sekedar memakai pakaian yang menutup aurat, akan tetapi memerintahkan pula untuk memperbagus pakaian, lebih-lebih lagi ketika akan pergi ke masjid. Allah Ta’ala berfirman

يَا بَنِي آدَمَ خُذُواْ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ

Jangan Remehkan Kesyirikan

Tidaklah cukup seseorang hanya mengenal tauhid dan mengamalkannya. Pengetahuan tentang syirik pun mutlak diperlukan agar seseorang tidak terjerumus ke dalamnya. Sayangnya, banyak orang tidak memahami hakikat kesyirikan dan betapa dahsyat bahayanya sehingga mereka pun meremehkannya. Padahal semakin kuat tauhid seseorang, seharusnya dia semakin takut akan syirik dan khawatir menjadi pelakunya. Sebaliknya seseorang yang tidak memahami hakikat tauhid akan meremehkannya sehingga tidak ada sedikipun rasa takut di hatinya. Semoga penjelasan ringkas ini, menggugah kesadaran kita agar tidak lagi meremehkan dosa yang sangat besar ini.

Dahsyatnya Bahaya Syirik

Cukuplah ayat berikut menggambarkan dahsyatnya dosa kesyirikan. Allah Ta’ala berfirman,

Hakikat Sukses bagi Muslim Sejati

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu Iihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan­Nya. Tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya, maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat, lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya. Tanaman itu menyenangkan hati  penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.
(Q.S. AI-Fath [48]: 29)

Menghilangkan Sedih dan Cemas dengan Memikirkan Ciptaan Allah

Mari kita saksikan bersama bentuk kebesaran ayat-ayat Allah swt. yang terdapat di alam semesta. Hal ini akan menuntut kita untuk menyikapinya dengan cara membayangkan, memikirkan, dan merenungkan kebesaran ayat-ayat itu.
Apakah Anda pernah mencoba untuk melakukan ibadah seperti ini? Berpikir mengenai ayat-ayat Allah swt. yang terdapat di alam semesta merupakan sebuah ibadah, yaitu ibadah orang-orang yang mengenal Allah dan orang-orang yang pandai mensyukuri nikmat­ nikmat-Nya. Ibadah seperti ini merupakan suatu kewajiban yang telah dilupakan oleh banyak orang.

Orang yang berpikir, akan menjadi tahu, dan orang yang merenung, akan menjadi mengerti, sehingga Anda akan melihat mereka merasa aman, tenang, dan hati me­reka dipenuhi keimanan.

Muraqabah – Adab Seorang Muslim Terhadap Dirinya Sendiri

Maksudnya, orang Muslim mengkondisikan dirinya merasa diawasi Allah Ta’ala di setiap waktu kehidupan hingga akhir kehidupannya, bahwa Allah Ta’ala melihatnya, mengetahui rahasia-rahasianya, memperhatikan semua amal perbuatannya, mengamatinya, dan mengamati apa saja yang dikerjakan oleh semua jiwa. Dengan cara seperti itu, diri orang Mukmin selalu merasakan keagungan Allah Ta’ala dan kesempurnaanNya, tentram ketika ingat nama-Nya, merasakan ketentraman ketika taat kepada-Nya, ingin bertetanggaan dengan-Nya, datang menghadap kepada-Nya, dan berpaling dari selain-Nya.

Inilah yang dimaksudkan dengan Islamisasi wajah dalam firman Allah Ta ‘ala,

“Dan siapakah yang Jebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang Jurus?” (An-Nisa’: 125).

Sebuah Ciuman yang Membebaskan

Suatu ketika Umar bin Khattab mengerahkan beberapa tentaranya menuju Romawi. Di antara Itu terdapat Abdullah bin Hudzafah. Hingga Ikhirnya mereka ini ditawan oleh tentara romawi.

Selanjutnya Raja Romawi berkata pada Abdullah, “Masuklah ke agama Nasrani, tentu aku akan menyertakanmu pada kerajaanku.” Lalu Abdullah menolak, sehingga diperintahkan kepada bala tentara Romawi agar memasung ia dan memerintahkan bala tentaranya agar mengarahkan anak panahnya kepada Abdullah.

Namun, Abdullah tidak bergeming sehingga mereka pun menurunkannya. Setelah itu, sang raja memerintahkan agar disediakan periuk besar dengan dituangkan air ke dalamnya. Kemudian, air ini dibuat mendidih. Setelah itu, sang raja memerintahkan agar ada seorang tawanan lain yang dilempar terlebih dahulu ke dalam periuk itu. Tak lama terlihat oleh Abdullah tulang tengkorak yang tersembul di atas permukaan air yang sedang mendidih itu.

Bagaimana Mengatur Hidup?

Bila seseorang berhasil dalam mengatur hari-harinya maka ia akan berhasil dalam mengatur hidupnya. Kebanyakan orang men-jalani hidup sehari-hari tanpa mengatur dan merencanakan apa yang akan dikerjakannya, sehingga menyiksa diri sendiri dan tidak dapat mencapai tujuan. Di sini saya akan membantu para pembaca yang budiman mengatur hari-harinya, dan berikut ini pemikiran-pemikiran yang diharapkan dapat membantu pembaca dalam menyusun program dan pekerjaan.

1. Persiapkan katalog (daftar) pekerjaan sehari-hari Anda pada sore hari sebelumnya atau pada pagi hari, lalu simpanlah daftar tersebut pada saku baju Anda, dan ketika satu pekerjaan telah terselesaikan maka coretlah daftar tersebut dengan ballpoin.

Khalifah sang pemerah susu

Diceritakan bahwa Abu Bakar as-Siddiq R.a bekerja memerah susu dari kambing-kambing di suatu desa. Hal ini biasa terjadi pada saat Abu Bakar sebelum dipilih menjadi seorang khalifah.

Maka, tatkala ia telah dibaiat menjadi seorang khalifah, seorang wanita dari desa itu berkata padanya, “Sekarang ini masihkah engkau memerahkan susu untuk kami?” Abu Bakar menjewab. “Ya.” Lalu Abu Bakar berdiri dan memerahkan susu untuknya. Lihatlah, betapa rendah hatinya seorang Abu Bakar as-Siddiq R.a.

20 Tips Mengatur Diri Sendiri

1. Tunaikanlah hak-hak Allah SWT. dan mohonlah pertolongan kepada-Nya dalam setiap permasalahan hidup yang menimpa diri Anda.

“Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mahan per-talangan.” (al-Fatihah ayat 5).

Apabila manusia mau memperbaiki hubungannya dengan Tuhannya, maka Allah akan memberikan kebaikan dalam setiap permasalahan hidupnya. Apabila manusia mau mengingat Tuhannya ketika dalam keadaan senang, maka Allah akan mengingatnya pada waktu dia susah. “Ingatlah Allah maka Dia akan mengingatmu.” Orang yang mengabaikan dan tidak memenuhi hak-hak Tuhannya maka ia akan lebih mengabaikan hal-hal lainnya.

“Mereka melupakan Allah laiu Allah pun melupakan mereka.”